The Roundtable dihubungkan dengan the Holy Grail dari Legenda Arthur. “meja bundar” adalah upacara ritual dalam Order of the Garter dalam rangka menyambut Lingkaran Illuminati yang lebih modern dari the Round Table masa kini. Icke berkata, “Elit lingkaran dalam dari kelompok the Round Table berada di Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris . . . mereka bekerjasama dalam merancang suatu keadaan yang mengarah kepada . . . .konflik global. Melalui teknik mereka, yaitu ‘ciptakan masalah kemudian menawarkan jalan keluarnya ‘ – “create-the-problem-then-offer-the-solution,” mereka ingin menghancurkan status quo global dengan . . . peperangan dan dengan demikian mereka mempunyai peluang untuk mengatur kembali dunia sesuai dengan gambaran agenda mereka ketika konflik telah berakhir’ [19]

Cecil Rhodes And His Knights of The Round Table

King Arthur (top centre) and the Knights of the Round Table.
oleh: Jan van Helsing
Dari buku: Secret Societies And Their Power In The 20th Century,
Bab Duapuluh Dua

Dalam bukunya None Dare Call it Conspiracy , Gary Allen menulis :
“Organisasi THE ROUND TABLE di Inggris meninggalkan mimpi abadi magnate emas dan berlian CECIL RHODES untuk sebuah ‘orde tata dunia baru’.
“Penulis biografi Rhode, Sara Millin, sedikit lebih langsung. Sebagaimana dia menuliskannya: ‘pemerintahan dunia merupakan keinginan sederhana Rhode’.” “kutip Quigley:
‘Dalam pertengahan tahun 1890-an penghasilan pribadi Rhodes pertahun sedikitnya satu juta pounds sterling, dia dengan bebas membelanjakannya untuk tujuan-tujuan yang misterius yang biasanya dia menarik dari rekeningnya …. Cecil Rhodes berkomitmen kepada konspirasi untuk mendirikan Pemerintahan Dunia, ia menuangkan dalam tulisan bersambung yang dijelaskan oleh Frank Aydelotte dalam bukunya American Rhodes Scholarships.’

Aydelotte menulis:

‘….Dalam keinginannya yang pertama Rhodes menyatakan tujuannya secara lebih rinci: perluasan kekuasaan Inggris ke seluruh dunia …(dengan bahasa Inggris sebagai bahasa dunia), selanjutnya, membangun kekuasan besar itu mungkin dilakukannya dengan melalui perang-perang serta memajukan kepentingan kemanusiaan. ‘The ‘Confession of Faith’ (bagian dari perjanjian) memperkuat ide-ide ini. Model untuk perkumpulan rahasia yang diusulkan ini adalah the Society of Jesus , dia juga menyebutkan Mason.’

‘Gary Allen meneruskan:
“Harus dicatat bahwa ide asli jenis perkumpulan rahasia ini adalah berasal dari Adam Weishaupt, monster pendiri Orde (Bavarian) Illuminati pada tanggal 1 Mei, 1776, konspirasi dengan tujuan mengontrol dunia. Peran dari model Weishaupt (Bavarian) Illuminati sudah dikenal sejak lama sebagai model metodologi komunis. Weishaupt juga menggunakan struktur dari the Society of Jesus (the Jesuits) sebagai model, dan dituliskannya kembali dalam sandi dengan istilah-istilah Masonic.”

“Aydelotte meneruskan:
‘Dalam tahun 1888 Rhodes membuat keinginannya yang ketiga …serahkan segala sesuatunya kepada LORD ROTHSCHILD (penyandang dana perusahaan tambang Rhodes), dengan sebuah surat lampiran ‘masalah yang ditulis dibicarakan bersama.’ Ini satu dugaan, terdiri dari keinginan pertama dan the ‘Confession of Faith’, karena dalam sebuah catatan tambahan Rhodes mengatakan bahwa ‘dalam mempertimbangkan masalah disarankan mengambil Konstitusi dari the Jesuits, bila bisa diperoleh… ‘Nampaknya untuk alasan-alasan strategis nama Lord Rothschild sesudah itu dikeluarkan dari rencana utama. Professor Quigley mengungkapkan bahwa Lord Rosebury, menggantikan mertuanya Lord Rothschild, dalam Rhodes keinginan berikutnya (dan terakhir).
‘Perkumpulan Rahasia’ diorganisir dalam pola kerahasiaan lingkaran dalam lingkaran. Professor Quigley memberitahu kita bahwa bagian pusat dari ‘Perkumpulan Rahasia’ didirikan bulan Maret, 1891, dengan uang Rhodes . Organisasi dijalankan untuk Rothschild oleh Lord Alfred Milner – The ROUND TABLE bekerja dibelakang layar dalam pemerintahan Inggris pada tingkat yang paling tinggi, mempengaruhi politikk luar negeri dan melibatkan Inggris serta memimpin Perang Dunia I.”

“William Bramley menulis mengenai kelompok the ROUND TABLE:

‘Rhodes pasti berada dalam jalur yang tepat. Jika dia dapat mencapai tujuannya, banyak akibat-akibat negatif … dengan jaringan the ‘Brotherhood of the Snake” mungkin belum terselesaikan. Dengan sebuah bahasa dunia, akibat-akibat yang merugikan mendekati ceritera dalam the Tower of Babel , bertalian dengan rakyat yang berbicara dengan bahasa yang berbeda, membalikan kekuatannya. Mengembangkan perasaan kewarganegaraan dunia akan membantu membentuk Sosialisme Nasional yang menyokong peperangan. Dia berpikir dengan menyadari tujuannya melalui sebuah jaringan the ‘Brotherhood of the Snake’. Tetapi berjalan salah arah, karena jaringan the ‘Brotherhood of the Snake’. korup. Jadi Rhodes membangun lembaga yang berakhir dan jatuh kedalam tangan-tangan mereka yang menggunakan lembaga ini untuk menindas umat manusia.”


Dari berbagai sumber non komersil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 9 =