facebook (2)

Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengaku kecewa dengan program mata-mata PRISM yang dilakukan Badan Keamanan nasional (NSA) pemerintah Amerika Serikat. Menurutnya, pengintaian yang dilakukan NSA ini dapat merusak kepercayaan pengguna terhadap internet.

CEO Facebook yang disapa akrab sebagai Zuck ini mendesak pemerintah AS agar mempublikasikan ke hadapan publik, data apa saja yang telah mereka minta atau mata-matai di sejumlah perusahaan internet. Baginya, program PRISM itu telah memberi dampak besar terhadap kepercayaan pengguna internet. “Tingkat kepercayaan turun ketika program PRISM bocor. Sehingga jelas, hal ini merupakan masalah besar,” katanya.

Ia mengatakan, awal September ini Facebook bersama perusahaan teknologi lainnya seperti Yahoo, Google, dan Microsoft telah bergabung untuk mengajukan petisi pengadilan. Mereka meminta pengadilan AS agar membuka data yang telah NSA minta.

Zuck mengakui, semenjak program PRISM mencuat ke publik karena dibocorkan oleh mantan anggota NSA Edward Snowden, banyak pengguna Facebook untuk sementara waktu berhenti mengakses jejaring sosial ciptaannya itu. “Terus terang saja, saya pikir pemerintah (AS) gagal,” ungkapnya.

Baru-baru ini, tim peneliti dari Universitas Vienna, Austria menemukan, hampir setengah pengguna facebook yang mereka survei telah menghapus akun mereka karena masalah privasi. Sementara alasan lainnya ialah ketidakpuasan umum sebesar 13,5 persen, tekanan sosial 12,6 persen, dan rasa takut akan kecanduan internet sebesar 6 persen.

Zuck menambahkan, pihaknya juga telah merilis laporan transparansi terbaru mengenai permintaan data yang dilakukan pemerintah di berbagai belahan dunia. Dalam hal ini, pemrintah yang dipimpin Barrack Obama ini sebagai yang terbesar meminta data ke Facebook, yakni sebanyak 9.000 permintan.

“Ini adalah tugas pemerintah kita untuk melindungi kita semua dan juga melindungi kebebasan kita dan melindungi ekonomi dan perusahaan,” imbuh Zuck, dalam sebuah acara di San Francisco,dilansir Dailly Mail.

Sumber : www.jagatreview.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 5 =